Seputar Kontroversi Mengenai Adnan Oktar

Bagi anda yang tidak tahu siapa Adnan Oktar, klik di sini. Ini saya tempel fotonya.

Adnan Oktar sekali lagi

Ada yang sudah tahu siapa dia hanya melihat dari foto?  Yup, dialah penulis yang mengklaim telah menulis banyak buku terkenal dan “ilmiah” seperti: Runtuhnya Teori Evolusi dalam 20 Pertanyaan, Atlas Penciptaan, Freemason dan Zionisme dll. Pembaca mungkin lebih mengenalnya sebagai HARUN YAHYA!

Baiklah, yang perlu anda ketahui adalah, Adnan Oktar bukan ilmuwan sama sekali. Dia bukan lulusan universitas meski sempat belajar di sana. Lagipula yang dia pelajari adalah seni, bukan biologi apalagi teori evolusi! Silahkan baca biografi dia langsung dari websitenya : http://www.harunyahya.com/bilgi/yazarHakkinda

Dua, dia tidak bisa bahasa Arab dan Inggris, hanya bisa bahasa Turki. Coba pikir, dia pernah menulis buku berjudul Al Qur’an dan Sains. Bagaimana mungkin orang yang tidak bisa berbahasa Arab berani menafsirkan Al Qur’an? Jika anda ingin membacanya, silahkan kunjungi link ini http://id.harunyahya.com/list/type/1/name/Buku/. Gratis kok, berbahasa Indonesia pula!

Silahkan buka halaman 140-141. Pada halaman tersebut disebutkan daftar ilmuwan terdahulu yang percaya Tuhan. Saya akan membantu anda dengan menghadirkan daftar nama ilmuwan tersebut. Baca satu per satu dengan sabar, jangan ada yang terlewat.

Roger Bacon (1220-1292)
Francis Bacon (1561-1626)
Galileo Galilei (1564-1642)
Johannes Kepler (1571-1630)
Johannes Baptista von Helmont (1579-1644)
Blaise Pascal (1623-1662)
John Ray (1627-1705)
Robert Boyle (1627-1691)
Antonie von Leeuwenhoek (1632-1723)
Isaac Newton (1642-1727)
John Flamsteed (1646-1719)
John Woodward (1665-1728)
Carolus Linnaeus (1707-1778)
Jean Deluc (1727-1817)
Sir William Herschel (1738-1822)
William Paley (1743-1805)
George Cuvier (1769-1832)
Humphrey Davy (1778-1829)
Adam Sedgwick (1785-1873)
Michael Faraday (1791-1867)
Samuel Morse (1791-1872)
Joseph Henry (1797-1878)
Louis Agassiz (1807-1873)
James Prescott Joule (1818-1889)
George Gabriel Stokes (1819-1903)
Rudolph Virchow (1821-1902)
Gregory Mendel (1822-1884)
Louis Pasteur (1822-1895)
William Thompson (Lord Kelvin) (1824-1907)
J. J. Thomson (1856-1940)
Sir William Huggins (1824-1910)
Joseph Clerk Maxwell (1831-1879)
John Strutt (1842-1919)
George Washington Carver (1865-1943)
Sir James Jeans (1877-1946)
Albert Einstein (1879-1955)
Georges Lemaitre (1894-1966)
Sir Alister Hardy (1896-1985)
Wernher von Braun (1912-1977)
Max Planck (1858-1947)
Charles Coulson (1910-1974)
Leonardo da Vinci (1452-1519)
Georgias Agricola (1494-1555)
John Wilkins (1614-1672)
Walter Charleton (1619-1707)
Isaac Barrow (1630-1677)
Nicolas Steno (1631-1686)
Thomas Burnet (1635-1715)
Increase Mather (1639-1723)
Nehemiah Grew (1641-1712)
William Whiston (1667-1752)
John Hutchinson (1674-1737)
Jonathan Edwards (1703-1758)
Richard Kirwan (1733-1812)
Timothy Dwight (1752-1817)
James Parkinson (1755-1824)
William Kirby (1759-1850)
Benjamin Barton (1766-1815)
John Dalton (1766-1844)
Charles Bell (1774-1842)
John Kidd (1775-1851)
Johann Carl Friedrich Gauss (1777-1855)
Benjamin Silliman (1779-1864)
Peter Mark Roget (1779-1869)
William Buckland (1784-1856)
William Prout (1785-1850)
Edward Hitchcock (1793-1864)
William Whewell (1794-1866)
Richard Owen (1804-1892)
Matthew Maury (1806-1873)
Henry Rogers (1808-1866)
James Glaisher (1809-1903)
Philip H. Gosse (1810-1888)
Sir Henry Rawlinson (1810-1895)
John Ambrose Fleming (1849-1945)
Sir Joseph Henry Gilbert (1817-1901)
Thomas Anderson (1819-1874)
Charles P. Smyth (1819-1900)
John W. Dawson (1820-1899)
Henri Fabre (1823-1915)
Bernhard Riemann (1826-1866)
Joseph Lister (1827-1912)
John Bell Pettigrew (1834-1908)
Balfour Stewart (1828-1887)
P.G. Tait (1831-1901)
Edward William Morley (1838-1923)
Sir William Abney (1843-1920)
Alexander MacAlister (1844-1919)
A.H. Sayce (1845-1933)
James Dana (1813-1895)
George Romanes (1848-1894)
William Mitchell Ramsay (1851-1939)
William Ramsay (1852-1916)
Howard A. Kelly (1858-1943)
Douglas Dewar (1875-1957)
Paul Lemoine (1878-1940)
Charles Stine (1882-1954)
A. Rendle-Short (1885-1955)
L. Merson Davies (1890-1960)
Sir Cecil P.G. Wakeley (1892-1979)

Apakah anda merasakan kejanggalan? Harun Yahya adalah nama dua nabi yang terkenal dalam Islam dan Adnan Oktar pun mengklaim dirinya adalah Muslim. Bagaimana mungkin seorang Muslim yang sudah mengklaim dirinya menulis ratusan buku lupa memasukkan nama ilmuwan seperti Ibn Sina, Jabir Ibn Khayyan, Ibn Khaldun dan ilmuwan Islam lainnya? Ya, tidak ada nama cendekiawan Islam satupun dalam buku karya Adnan Oktar!  Ingat, judul bukunya adalah Al Qur’an dan Sains, silahkan cari kutipan nama ulama atau cendekiawan Islam dalam buku itu, niscaya anda tidak akan menemukannya. Apakah ini konspirasi? Jangan terburu-buru. Mari lanjut ke poin selanjutnya.

Tiga, dia banyak bekerja sama dengan Institute of Creasionist Research(ICR)-underbouw Gereja Evangelist di Amerika Serikat yang sangat antiteori evolusi. Banyak hasil karyanya merupakan translasi karya ICR, tinggal mengganti bagian Jesus menjadi Muhammad dan Allah. Kalau tidak percaya, silahkan bandingkan artikel-artikel yang ada di site ini http://www.harunyahya.com dengan artikel yang ada di site ini http://www.icr.org/articles. Sama bukan?

Empat, dia mendirikan organisasi radikal berkedok ilmiah bernama Bilim Araştırma Vakfı (“Science Research Foundation”, BAV, didirikan pada tahun 1990). Bisa dibilang BAV adalah sayap ICR di Turki yang menyuarakan propaganda yang sama, kreasionisme ala Bibel!

Himbauan ini hanya berlaku untuk Muslim:

Hati-hati, bahkan jika perlu tinggalkan, jangan dibaca atau ditonton semua buku atau video yang bersumber dari Harun Yahya! Ada upaya Kristenisasi secara halus dalam buku-buku tersebut. Jika anda kebetulan tenaga pengajar atau guru sekolah, jangan lagi memutar video dari Harun Yahya saat pelajaran agama atau biologi. Lagipula tidak ada dalam kurikulum kan?