Updates from Irwanto Ali Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • Irwanto Ali 3:25 p04 on April 1, 2018 Permalink | Reply  

    Indonesia Tidak Memiliki Hari Kerja Terpendek 

    Ada mitos mengenai hari libur nasional di Indonesia sangat banyak dibanding negara lain. Saya jawab TIDAK.

    Saya akan membandingkannya dengan dua negara yang sering dianggap memiliki hari kerja yang lebih banyak.

    1. Indonesia memiliki 14 hari libur nasional (dengan 9 hari cuti bersama di tahun 2012).

    2. Jepang memiliki 15 hari libur nasional

    3. Amerika Serikat menerapkan kebijakan berbeda soal libur nasional. Hari libur nasional diserahkan ke negara bagian masing-masing. Dan jumlah hari libur tiap negara bagian bisa berbeda, bervariasi antara 6-14 hari.

    4. Belanda memiliki 13 hari libur nasional.

    5. Singapura memiliki 11 hari libur nasional.

    6. China memiliki 7 hari libur nasional dan pada saat Imlek atau Chinese New Year , libur bisa mencapai satu bulan. Sama halnya dengan masa Ramadhan-Idul Fitri di Indonesia.

    Jika kita menambahkan cuti bersama pada hari libur nasional Indonesia, maka akan didapat hari libur sebanyak 23 hari. Lebih banyak daripada hari libur di negara pembanding yang lain. Tapi kita harus ingat, kebijakan cuti bersama tidak tetap, bergantung pada keputusan pemerintah.

    Dari data di atas kita bisa menarik kesimpulan bahwa jumlah hari libur di negara kita tidak berbeda signifikan dengan jumlah hari libur di negara lain.

     

     

     
  • Irwanto Ali 3:25 p04 on April 1, 2018 Permalink | Reply  

    Tumbuh, Sebuah Esai Motivasi 

    Entah hanya karena saya yang menjadi korban suatu tagline iklan, frase “tumbuh ke atas” seolah memiliki konotasi yang lebih positif daripada tumbuh ke samping. Tumbuh ke atas identik dengan bentuk tubuh yang keren dan tinggi menjulang. Sementara tumbuh ke samping identik dengan bentuk tubuh gendut. Padahal bisa jadi tidak selalu demikian. Karena manusia selalu mencari bentuk idealnya.

    Namun dalam perjalanannya, pertumbuhan manusia tidak selalu ideal. Ada yang malnutrisi sehingga tubuhnya kering kerontang, perut buncit, mata melotot dan gambaran lain yang sering anda temui di koran ketika ada wabah kelaparan menyerang. Seperti yang baru-baru ini terungkap kejadian luar biasa dan binasa di pedalaman Papua. Ada pula yang over nutrisi sampai menjadi obesitas. Keduanya menjadi titik-titik ekstrim dalam pertumbuhan manusia. Tapi keduanya bukan pertumbuhan yang ideal.

    Berpijak pada teori DNA yang pertama kali dirumuskan oleh Watson dan Crick, ilmuwan menemukan bahwa pertumbuhan manusia sudah semi terkunci. Artinya, jika anda murni keturunan orang Jawa maka ciri-ciri fisik anda kelak ya seperti orang Jawa kebanyakan. Jangan berharap anda akan tumbuh, katakanlah seperti Lionel Messi atau Maher Zein. Inilah bahasa ilmiah dari takdir.

    Pertumbuhan yang semi terkunci oleh DNA, maka yang anda bisa lakukan hanya berusaha menyediakan nutrisi dan berada di lingkungan yang tepat supaya pertumbuhan fisik anda ideal. Maka anda harus berusaha dan berdoa kepada Allah SWT agar bentuk badan anda ideal.

    Dan terkadang saya berpikir memang agak bingung memahami perintah Allah SWT. Di satu sisi, Tuhan kita yang satu ini memerintahkan senantiasa bersyukur. Tapi kalau kita terlalu banyak meminta kepadanya, kok rasanya tidak pantas dan kufur nikmat. Menjadi umat Islam memang harus pintar. Sedikit pintar saja. Karena kalau terlalu banyak pintar malah memintari orang seperti kebanyakan pejabat kita.

    Tapi, apa sih bentuk yang ideal itu?
    Dalam hal bentuk fisik, maka bisa jadi anda menjawab bahwa bentuk tubuh ideal itu seperti atlet, sehat, terlihat gagah bahkan mungkin berwajah elok.

    Lalu bagaimana dengan aspek non-fisik, seperti apa ruhani yang ideal?

    Islam membungkusnya dengan simpel, bahwa ruhani yang ideal adalah ruhani yang dekat dengan Penciptanya, mengamalkan perintahnya dan menjauhi larangannya. Inilah sebenarnya perwujudan pertumbuhan manusia yang ideal.

    Meskipun simpel dalam perumusan, kenyataan menunjukkan bahwa sekedar melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Tuhan begitu banyak orang gagal menjalankan. Ada yang memang bebal secara pribadi, terlena oleh kenikmatan dunia atau berada di lingkungan yang tidak tepat.

    Padahal di tiap kita sholat selalu menyebut “ihdinas siratal mustaqim”. Berulang kali kita memohon, berungkali pula kita malah berbelok-belok. Semakin jauh dari jalan yang diridhoi-nya.

    Ikhtiar terbaik yang bisa kita lakukan tentunya adalah berkumpul dengan rekan-rekan terbaik supaya kita menjadi ikut baik. Maka sebagai upaya untuk tumbuh ideal, saya pikir bergabung dengan Forum Lingkar Pena adalah langkah tepat.

    Dan saya berharap jika saya semakin tumbuh ideal, maka dakwah akan terjadi dengan sendirinya. Karena dakwah yang terbaik adalah memberikan contoh, bukan dipaksakan. Semakin sering saya belajar di FLP Yogyakarta maka tulisan-tulisan saya diharapkan juga menjadi baik dan membawa kebaikan bagi yang membacanya.

     
  • Irwanto Ali 3:25 p12 on December 7, 2016 Permalink | Reply
    Tags: motivasi; be the best   

    Don’t be yourself, be the best of yourself. 

    Salah satu jargon motivasi yang paling saya benci : “JADILAH DIRIMU SENDIRI”.

    Kenyataannya saya hampir tidak bisa menjadi diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Kenapa?

    Jujur saja, jika menjadi diri sendiri maka saya akan malas-malasan, jarang mandi, jarang makan, sedikit bicara, pemalu, cuek, penyendiri, suka bengong, tidak punya motivasi lebih, dan sifat buruk lainnya.

    Tidak mungkin kan saya menjadi diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari?

    Maka saya lebih suka menjadi yg terbaik yg bisa saya lakukan. Meski berat pada awalnya namun berbuah manis pada akhirnya. Saya memilih utk lbh aktif, mandi dan makan teratur, bergaul dengan orang-orang yg tepat, berlatih berkomunikasi, hingga memutuskan untuk mengejar cita-cita.

    Jadi, apakah anda masih suka menjadi diri sendiri? Atau menjadi yang terbaik dr apa yang bisa kita lakukan?

    Salam.

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel